Sabtu, 10 November 2012

CARA MUDAH MEMELIHARA INDUK IKAN BETOK



 Induk ikan betok

Manajemen induk memegang peranan sangat penting dalam kegiatan pembenihan. Induk yang baik adalah modal dasar untuk mencapai keberhasilan dalam memproduksi benih. Metode penyuntikan, jenis hormon, atau penanganan induk yang baik sewaktu kegiatan pemijahan menjadi sia-sia jika induk yang digunakan adalah induk yang tidak baik.

Cara mudah dalam pemeliharaan induk ikan betok yaitu pada saat calon induk dapat beradaptasidengan lingkungan dan memiliki nafsu makan yang baik maka calon induk dapat diseleksi untuk dijadikan induk dan dilakukan pemeliharaan secara intensif dalam bak terkontrol. Kepadatan jumlah induk dalam bak pemeliharaan adalah 2-3 ekor/m2 dengan ketinggian air kurang lebih satu meter, pemberian pakan dilakukan minimal dua kali dalam sehari pada pagi dan sore hari sebanyak 5-10% dari biomass dengan cara satiasi. 
 Bak terkontrol

Waktu pemberian pakan bukan hanya untuk memberi pakan, tetapi juga waktu untuk mengamati dan mengevaluasi kondisi ikan dan air. Pengamatan tingkah laku makan ikan harian sangatlah penting untuk menduga kondisi ikan, selain itu pakan yang diberikan hendaklah tidak terlalu banyak hingga tersisa, jika pakan bersisa dan mengendap maka akan menyebabkan turunnya kualitas air dan menimbulkan stres pada ikan. Respon makan ikan tidak sama setiap hari oleh karenanya jumlah pakan sebaiknya harus dikontrol dan dicatat setiap hari. 

Untuk menjaga kualitas air tetap dalam kondisi optimal maka penggantian air dilakukan selama masa pemeliharaan, penggantian air dilakukan minimal satu minggu sekali sebanyak 80%.